button

-----Selamat Datang Diblog Saya----Selamat Membaca Dan Memahami Bacaan diBlog Saya----Jangan Lupa Datang Lagi----Di Http://www.Heyriedow.blogspot.com//

My Banner

create your own banner at mybannermaker.com!
Copy this code to your website to display this banner!

ASUS Rampage III Extreme



Sebuah motherboard mewah yang siap digunakan dalam kondisi ekstrim.
ASUS-Rampage-III-Extreme-1

Chipset Intel X58 yang digunakan dalam soket 1366 dapat dikatakan bukan suatu hal yang baru. Walaupun begitu, kombinasinya dengan prosesor terbaru Intel 980X masih menjadi pilihan terbaik Anda untuk mendapatkan sistem komputer paling bertenaga hingga saat ini. Namun, dengan berkembangnya teknologi lain seperti SATA3 dan USB 3.0, banyak produsen yang mencoba menghadirkan kembali line-up produk mereka yang berbasis chipset Intel X58 dengan teknologi tersebut.
Adalah ASUS yang kini datang ke CHIP Test Center dengan motherboard Republic Of Gamers (ROG) terbarunya, yaitu Rampage III Extreme. Penamaan extreme dalam jajaran motherboard Republic Of Gamers bukanlah sesuatuyang bisa diabaikan begitu saja. Setiap exteme motherboard yang dimiliki oleh ASUS memang dirancang khusus dengan kelengkapan berbagai feature yang menunjang aktivitas overclock­ing secara ekstrim.
ASUS-Rampage-III-Extreme-2
Pendingan aktif dengan fan berukuran 4 cm untuk meredam panas.
Salah satu feature yang menjadikan board ini berbeda dari “kakaknya”, Rampage II Extreme, adalah penggunaan teknologi SATA3 dan USB 3.0. Untuk mendukung feature tersebut, ASUS menanamkan Marvell chip untuk mendukung penggunaan dua port SATA3 untuk port storage tambahan. Sebuah chip NEC bertugas untuk mengontrol dua USB 3.0 port yang terletak pada bagian backpanel board ini.
Di sisi sebelah slot RAM terlihat banyak tombol serta konektor yang membantu Anda menjalankan board ini. Salah satunya adalah jumper untuk mengaktifkan LN2 Mode yang dapat mencegah masalah “cold boot” ketika sistem sedang berjalan dalam pendingin ekstrim. Selain itu, terdapat juga switch untuk mematikan slot PCIe yang terdapat di board ini. Dengan tersedianya switch tersebut, pengguna yang sedang menggunakan extreme cooling pada graphics card dapat de­ngan­ mudah mematikan graphics card tersebut tanpa perlu mencopotnya terlebih dahulu. Untuk masalah suplai daya ketika board ini bekerja secara ekstrim, ASUS mendesain board ini dengan beberapa port daya tambahan, di antaranya dua port 8-pin untuk menjaga stabilitas daya pada power regulator serta dua port molex yang berguna untuk menambah stabilitas daya pada PCIe port. ASUS juga menyertakan sebuah LN2 mode jumper untuk mencegah “cold boot”.
ASUS juga menyertakan ROG connect untuk melakukan overcloc­king melalui device lain, seperti notebook dan yang terbaru adalah melalui smartphone dengan media perantara Bluetooth. Untuk itulah ASUS menyertakan modul Blue­tooth dalam paket penjualan board ini.

0 komentar:

Poskan Komentar